Walikota Tegal: Siapapun Presidennya, Pemenangnya Rakyat Indonesia

indonesiasatu, 30 Apr 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

Tegal - Momentum Pemilu 2019 yang baru saja selesai merupakan momentum bagi rakyat dalam mewujudkan kedaulatannya memilih pemimpin dan wakil rakyat.

“ Kita semua berharap siapapun Presiden yang terpilih maka pemenangya adalah rakyat Indonesia termasuk para Nelayan Indonesia. Oleh karena itu mari kita dukung hasil pemilu dengan bergandengan tangan guna merajut kembali persatuan untuk melanjutkan pembangunan Indonesia menuju kemajuan bangsa,” Demikian Walikota Tegal H. Dedy Yon Supriyono, SE. MM menyampaikan pesannya saat memberikan sambutannya dalam acara Kirab Hari Nelayan Nasional ke-59 yang bertempat di Halaman Kantor KUD Karya Mina Jl. Blanak No. 10 Kelurahan Tegalsari Kecamatan Tegal Barat – Kota Tegal, Senin (29/4).

Menurutnya, selama proses demokrasi kita dihadapkan pada bertebarannya informasi di medsos yang belum tentu kebenarannya dan berpotensi memecah belah persatuan bangsa

“ Kita berharap Nelayan mampu menyaring berita yang di up load di Internet dengan melakukan cek dan ricek. Janganlah menjadi atau penyebar berita hoak di medsos karena ancamannya adalah penjara,” Ujarnya.

“ Lagipula saya yakin ditengah laut tidak ada sinyal maka saya yakin Nelayan tidak ada yang menjadi penyebar hoax,” Tambah Dedy Yon berseloroh.

Acara Kirab Hari Nelayan Nasional Ke-59 Tahun 2019 yang mengambil tema "Tanpa Hoax, Bijak Bermedia sosial dan Kembali Bersatu Untuk Indonesia" itu dihadiri, selain Walikota Tegal H. Dedy Yon Supriyono, SE. M.M hadir pula jajaran Forkompimda antara lain Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah, S.Si, Palaksa Lanal Tegal Mayor Laut (P) Kadrawi, SH yang mewakili Danlanal Tegal, Danramil 01/Tegal Barat Kapten Kav Mukholim mewakili Dandim 0712/Tegal, Kapolsek Tegal Barat Kompol Sugeng, Kasatpolair Polres Tegal Kota  AKP Siswanto, S.ag, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tegal : AKP Efi Wijayatni, Kadis Kelautan, perikanan Peternakan dan Pertanian Kota Tegal Ir. Noor Fuadi, Ketua KUD Karya Mina Kota Tegal Hadi Santoso, Ketua DPC HNSI Kota Tegal Riswanto, Ketua PNKT Susanto, Agus Priono, SH. MM, Lurah Tegalsari Rusbandi, Para pemilik kapal dan ABK serta masyarakat Nelayan.

Menurut Ketua Panitia penyelenggara Ade Purnomo, acara diselenggarakan atas kerjasama DPC HNSI, PNKT dan BMN serta instansi terkait lainnya dengan menggunakan anggaran secara mandiri.

Sementara menurut Ketua KUD Karya Mina Hadi Santoso yang disampaikan secara langsung dalam sambutannya menyampaikan bahwa selama ini Nelayan dipandang sebelah mata padahal kontribusi terhadap Pemkot Tegal sangat besar.

“ Kami berharap kepada Walikota Tegal untuk memperhatikan masyarakat nelayan dengan semangat hari nelayan kami berharap kehidupan nelayan kota Tegal lebih baik lagi,” Ujar Hadi Santoso yang juga dalam waktu dekat akan melakukan audiensi dengan Walikota Tegal.

Nampaknya Kirab Hari Nelayan Nasional yang seharusnya diperingati setiap tanggal 6 April namun karena terhambat hajat pesta demokrasi tersebut dapat dijadikan sebagai momentum menyampaikan aspirasi masyarakat Nelayan Pemimpin kota Tegal yang baru. Senada dengan Hadi Santoso, Ketua DPC HNSI Riswanto juga menyampaikan persoalan-persoalan yang dihadapi para Nelayan.

“ Saya sepakat dengan ketua KUD, Kota Tegal yang punya Ikon sebagai Kota Bahari masih terkendala dengan permasalahan nelayan seperti permasalahan pendangkalan kali kemiri di Muarareja sehingga sangat menggangu Nelayan. Semoga ada perhatian dari Pemkot Tegal,” Ujar Riswanto.

“ Di Kota Tegal ada 3 TPI yaitu di kawasan Pelindo, Muarareja dan Jongor kondisinya sangat kumuh dan memprihatinkan semoga dinas terkait ada perhatian,” tambahnya. Namun demikian Riswanto juga memberikan apresiasi kepada Pemkot Tegal yang telah memberikan surat keterangan bersama dalam mengatasi persoalan kapal Cantrang sehingga Nelayan bisa beraktifitas kembali.

“ Permasalahan kapal cantrang sangat mengganggu aktivitas nelayan, tetapi Pemkot telah memberikan surat keterangan bersama sehingga nelayan bisa beraktivitas kembali,” pungkasnya.

Pada penghujung acara usai pemotongan tumpeng sesi hiburan, Walikota Tegal menghibur masyarakat Nelayan dengan bernyanyi dan berjoget bersama. Walikota Tegal yang satu ini dalam setiap kesempatan acara selalu didapuk warga kota Tegal yang hadir untuk bernyanyi. Hal itu terlihat saat Walikota Tegal naik panggung untuk memberi sambutan, teriakan-teriakan permintaan agar Walikota untuk bernyanyi saling bersahutan dari para tamu undangan. (Anis Yahya)

 

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami